Showing posts with label Fiksi (?). Show all posts
Showing posts with label Fiksi (?). Show all posts

4.08.2012

(kembali!) salah posisi

tak akan pernah ada yang bisa dipersalahkan atas sebuah rasa. seperti saat kita mencintai seseorang. tak pernah bisa kita memilih kepada siapa hati ini akan berlabuh. bahkan meskipun kita telah meminta.
tak bisa dipungkiri, kita selalu mengharapkan seseorang yang sempurna untuk menjadi pendamping kita kelak. tapi pada kenyataannya, tak pernah ada yang sempurna di dunia ini. tak satu pun, termasuk aku.
seorang remaja yang akan menginjakkan kaki ke dunia yang baru, kedewasaan. tak jarang aku berharap bisa kembali menjadi gadis kecil yang tak mengerti apa itu cinta, apa itu kecewa, apa itu sakit hati. memimpikan sebuah kebebasan tanpa batas yang hanya dimiliki sang gadis kecil yang sekarang telah tumbuh dewasa.
cinta? ntah apa itu aku pun tak mengerti.kata orang cinta adalah saat dimana kita bahagia tanpa tau apa alasan kebahagiaan itu. bahagia melihat orang yang kita perhatikan bahagia meski bukan dengan kita. benarkah rasa itu ada?
'we'll meet the wrong one before we meet the right one' adalah quote yang sering sekali diucapkan orang-orang. dan yang menjadi pertanyaan adalah berapa banyak 'the wrong one' sebelum 'the right one'?
karena layaknya remaja lain, aku pun pernah 'terjatuh'. kepada sang 'pemain', sang 'diktator', si 'protektif', si 'egois' bahkan kepada dia yang telah dimiliki.give everything and get nothing.
dan kini ketika gerbang kedewasaan telah didepan mata, haruskah aku kembali 'terjatuh' di 'lubang' yang sama?


@evitameiR

9.08.2011

antara sahabat dan perasaan suka

"heh, mau kemana? ke adjur dulu. perwalian." langkah ringan yang kuayunkan menuju lift untuk turun ke lantai dasar dan pulang ke kosan pun langsung terhenti. ah, kenapa juga diingetin sih?? aku menggerutu dalam hati.

"baik benerrr sahabat gue satu ini ya.." sindirku sambil mendekat dan merangkul pundak Dio. yang disindir hanya tertawa dan balas merangkulku.

Dio adalah sahabat baikku sejak masuk kampus ini. pertama kenal dia waktu ospek. dan ternyata kami sekelas. jadi lah kami semakin dekat. banyak orang mikir kalau kita pacaran dan kita selalu ketawa ngedengernya.

kembali kuayunkan langkah kaki menuju lift yang diikuti Dio. kali ini bukan untuk turun, tapi naik menuju admin jurusan. padahal admin jurusan cuma 1 lantai diatas. aku sama Dio emang pemalas. sampai di atas, ternyata dosen walinya lagi rapat. alhasil, harus nunggu beliau selesai rapat. ku pelototi Dio dengan tatapan jengkel. tapi dia hanya tersenyum dan berbisik, "gue beliin es krim deh. tapi jangan ngambek ya?"

demi mendengar kata es krim, wajahku langsung cerah dan mengangguk penuh semangat. Dio yang melihatnya pun terbahak dan mengacak-acak rambutku. aku kembali merengut lalu menepis tangannya dari kepalaku dan menyisir rambutku dengan jari. Dio semakin terbahak.

dan disitu pertama kali kulihat sosoknya. tinggi, sawo matang, rambut gondrong rapih dan yang pasti tatapan mata tajam. dia berjalan bersama kak Yesa, seniorku di UKM daerah serta kak Vito, senior di UKM lainnya. masih terkesima, kusapa kak Yesa dan hanya mengangguk sopan ke arah kak Vito yang tak begitu ku kenal. langsung setelah mereka tak terlihat, ku cecar Dio dengan pertanyaan tentang sosok senior tadi. dan ternyata Dio kenal. "namanya kak Adit. dia sekelas sama kak Yesa kok. senior gue juga di taekwondo. tapi milih pensiun. mau serius skripsi katanya. kenapa? naksir yaaaa?"

Dio menggoda sambil mencubit gemas pipiku. aku hanya tersenyum dan tersipu..

***

"sip. email ke Dio udah ke kirim" aku bergumam pelan. Dio sekarang ada di luar negri. dia mengikuti kejuaraan internasional taekwondo dan ninggalin aku sendirian.

setelah menutup halaman e-mail milikku, kilihat ada '1 new follower request' di halaman twitter milikku. aku memang sengaja me-lock-nya. sedikit menjaga privasi. ternyata kak Vito. klik tombol 'accept' dan mention '@vitodewangga makasih k :)' mention pertama yang membuat aku dan kak Vito jadi sahabat.

kak Vito baik, cuma iseng. aku sering 'berantem' ga jelas sama dia di twitter, kemudian FB dan sms. dia juga akhirnya tau kalau aku tertarik sama temen sekelasnya, kak Adit. kak Vito bilang, kak Adit udah punya pacar. aku sempet kecewa. tapi ya sudahlah. aku hanya berharap bisa kenal dia.

***

hari ini aku genap berusia 19 tahun. alhamdulillah banyak yang inget. termasuk kak Vito yang sekarang udah jadi 'abang' aku dan kak Adit. seneng banget ternyata kak Adit ngucapin. dia juga minta maaf karena sempet bersikap ga enak waktu awal aku sapa dia di FB. aku ga bisa bales soalnya chat FB aku error. aku cerita ke kak Vito dan minta no hp kak Adit buat sekedar ngucapin makasih. kak Vito sempet ga mau ngasih. sampe akhirnya aku disuruh janji cuma sms buat ngucapin makasih aja ke kak Adit, baru  kak Vito kasih.

sesuai janji, aku sms kak Adit untuk ngucapin makasih dan maaf ga bisa langsung bales ucapannya dia di FB.

***

hp ku bergetar. "siapa sih? gatau orang udah mau tidur apa?" gerutuku sambil melihat hp.

ternyata kak Adit. dia bilang belum bisa tidur. masih dalam keadaan kaget di sms kak Adit, aku sms kak Vito buat cerita.

bang, k adit sms. dia bilang ga bisa tidur. minta ditemenin smsan kalo aku ga keberatan..

kak Vito ga ngijinin aku buat bales sms kak Adit. dari awal kak Vito emang ga pernah setuju kalo aku deket sama kak Adit. dia takut aku sakit hati. tapi aku ngeyel. bilang kalo aku cuma sekedar sms biasa aja sama kak Adit. sampe kak Vito bales..

ya terserah kmu aja dek. dia udah punya pacar. abang cma g mau kmu sakit hati. tapi hak kamu juga mau bles sms dia atau g. abg g larang.

deg. aku kaget. kak Vito marah. ya, aku tau disitu kak Vito marah. kita emang baru banget kenal. tapi ntah kenapa kita kayak udah tau satu sama lain. bahkan banyak yang mikir kalo aku pacaran sama kak Vito. padahal hubungan aku sama kak Vito persis kayak hubungan aku sama Dio. sahabat deket.

ah, bodohnya aku. sibuk nyari pacar padahal udah punya 'abang' sama sahabat yang baik banget. fix, aku lupain kak Adit dan ga akan berhubungan lagi sama dia. aku ga mau kehilangan orang yang sayang sama aku. aku janji, kalau nanti aku punya pacar, dia harus terima Dio sama kak Vito sebagai orang terdekat aku. kalo ga, ya mending ke laut aja :)




♡supermen's girl